Jika kita berbicara tentang budaya, kita bicara tentang manusia. Ceritera Nusantara Nawasena lahir dari mimpi Linda Ochy dan Astri Apriyani untuk menjadi bara api, pemicu, penggerak bagi banyak pihak, siapa pun yang merasa manusia, untuk kembali kepada budaya Nusantara, mencintainya, dan menghidupinya. Karena budaya pada dasarnya menggambarkan bentuk termurni sebuah hubungan: hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan alam.
Dalam perjalanan, Citrani Eka Lamda, Rizky Asy, dan Andika Febriyanto bergabung dalam Ceritera Nusantara sehingga membentuk kelindan kolektif yang lebih kuat dan bernas.

Linda Ochy
Mengawali kiprah di dunia perfilman Indonesia sebagai publisher, lalu merambah sebagai produser salah satunya adalah Membicarakan Kejujuran Diana (2021) yang meraih penghargaan Film Cerita Pendek Terpilih Piala Maya 2021 dan Penghargaan Akhir Juri untuk Film Cerita Pendek FFI 2021.
Sebagai sutradara dokumenter, Linda merilis tiga film dokumenter, yaitu Nada-Nada Penting, Mena Musik Amboina, dan Musik Bhumi Sambhara Budhara, serta yang terbaru dokumenter Koesroyo: The Last Man Standing, biografi hidup salah satu personel Koes Plus, musisi dari grup band legendaris Indonesia.
Inisiasinya membentuk rumah inkubasi ide dan rumah produksi Ceritera Nusantara Nawasena menjadi pusat konsentrasinya beberapa waktu belakangan ini.

Astri Apriyani
Penulis skenario yang banyak berkarya di ranah penulisan skenario dokumenter, film pendek, dan web series. Karya-karyanya mencerminkan perpaduan narasi budaya dengan teknik bercerita sastrawi, yang mampu menghidupkan kisah-kisah nyata dengan kedalaman, seperti dalam beberapa karya terbarunya: tiga seri dokumenter tari Nusantara (Arunika, Niskala, dan Abhipraya), 360 Virtual Experience masyarakat Dayak di Kapuas Hulu Kalimantan Barat lewat proyek Merapah Banua, dan dokumenter musik Koesroyo: The Last Man Standing, tentang kehidupan personel terakhir Koes Plus yang masih hidup, Yok Koeswoyo.
Beberapa tahun terakhir, ia fokus menginkubasi ide dan mengembangkan narasi bersama Ceritera Nusantara Nawasena.

Citrani Eka Lamda
Art director.

Rizky Asy
Visual storyteller yang mulai merambah industri kreatif beberapa tahun terakhir ini mencoba berbagai macam medium, mulai dari fotografi, videografi, video editing, hingga motion design, demi memenuhi eksplorasi kreatif dan passion-nya yang tinggi.
Posisinya sebagai Director of Photography di rumah Ceritera Nusantara ia yakini akan tidak hanya menjadi tempat nyaman dan aman untuk mendalami kecintaan terhadap dunia visual, tetapi juga lebih mengenal dan mengabadikan narasi Indonesia yang menyimpan ribuan kisah di setiap jengkal tanahnya.

Andika Febriyanto
Seorang mahasiswa Fakultas Teknik yang tertarik belajar ekosistem industri kreatif, yang ia jadikan ruang tumbuh dan eksplorasi. Ia mulai terlibat di berbagai kegiatan dan produksi film dengan peran utama di ranah produksi dan logistik. Ia terbiasa bekerja di balik layar, memastikan kebutuhan teknis, serta koordinasi lapangan berjalan baik di setiap proses produksi dan penyelenggaraan acara.
Ke depannya, ia akan terus berproses dan berkontribusi bersama Ceritera Nusantara Nawasena, seraya memperluas pengalaman dan pemahamannya di dunia kreatif.









